Thursday, January 20, 2005

Penetapan tanggal 10 zulhijjah 1425H

Perbedaan pendapat (termasuk dalam hal penetapan tanggal 10 zulhijjah) sebenarnya bukan hanya di indo, tapi di malaysia juga begitu:
=================================================
Hari Raya Haji on Jan 21
KUALA LUMPUR: The Keeper of the Rulers’ Seal Engku Tan Sri Ibrahim Engku Ngah declared that the first day of the Muslim month of Zulhijah, 1425, falls on Jan 12.
As such, Hari Raya Aidiladha (10 Zulhijah) for all states in Malaysia will be celebrated on Jan 21.
The announcement, broadcast by Radio Television Malaysia (RTM) last night, was consented to by Yang di-Pertuan Agong Tuanku Syed Sirajuddin Syed Putra Jamalullail. — Bernama
=================================================
Sederhana saja, kebanyakan ulama berpengaruh di asia tenggara cenderung menggunakan hasil perhitungan rukyat dalam penentuan tanggal hari raya – independen terhadap apa pun yang terjadi di arab saudi. Pemerintah lokal pun berkooperatif dengan kecenderungan ini. Namun sebagaimana di indonesia, warga malaysia tentu banyak pula yang sholat idul adha-nya hari ini.
Terlepas dari kecenderungan pemahaman fiqh, sebenarnya ada masalah lain: arus informasi dan persuasi. Mereka yang ingin menyatukan umat Islam di dunia pada ketetapan otoritas di haramain, belum mampu tuh secara efektif menyampaikan informasi yang mereka miliki ke seluruh warga muslim. Persuasinya juga tidak terstruktur dengan baik. Jika masyarakat dihadapkan pada dua pilihan seperti ini, tak peduli siapa pun pemerintahnya, tentu mereka akan memilih yang paling jelas informasinya dan paling nyaman di hati bukan? Tebak saja sendiri, apa yang akan lebih banyak dipilih..
Yang jelas ini bukan masalah di Indonesia “saja”. Ini masalah internasional. Kata orang, “think globally, act locally”. Bagi yang sudah mengerti, berbuatlah seperti apa yang dipahami. Jangan pula ada yang saling menyalahkan tanpa terpikir untuk menyalahkan diri sendiri,

0 Comments:

Post a Comment

<< Home